Investasi adalah sebuah kata yang sangat mahal dan semua orang pasti ingin berada di wilayah ini. Karena kondisi keuangan yang sudah masuk pada tahap investasi bisa dipastikan sangat baik dan sehat secara umum.

Investasi sendiri dari sisi bahasa artinya adalah menanam. Apa yang ditanam ? ini menjadi pertanyaan standar sekali dimana sudah tentu menanam modal, kemudian ada juga yang mengartikan investasi menjadi sangat luas seperti menanam ilmu di dunia pendidikan juga terkadang bisa dikatakan investasi.

Investasi sendiri akan melibatkan dua orang dalam satu tujuan. Adapun orang – orang yang terlibat di sini adalah pelaku dan investor alias orang yang memberikan atau menanam modal bisa dari teman, rekan bisnis bahkan lebih luas dari luar negeri dalam skala makro.

Di sisi lain investasi juga diartikan sebagai sebuah cara yang dilakukan orang atau kelompok dalam pembelian saham, properti, tanah, dan diharapkan akan mendatangkan hasil tanpa harus di urus dengan intens.

Kemudian dalam sekala industri sendiri investasi ini juga bisa diartikan ketika anda membeli perlengkapan dan peralatan.

Misalkan ada fotografi dengan membeli  kamera terbaik maka ini sudah bisa dikatakan sebagai sebuah investasi. Jadi, makna investasi ini sangat luas berdasarkan cakupannya.

Secara singkat kami akan mencoba jabarkan beberapa jenis-jenis Investasi yang bisa anda jadikan tambahan referensi.

Investasi berdasarkan asetnya

Oke sekarang kita bahas sedikit mengenai investasi jenis yang pertama ini. Secara sederhana investasi berdasarkan aset sendiri bisa ditinjau dari dua jenis pertama adalah real aset dan yang kedua adalah finansial aset.

Yang masuk dalam jenis aset pertama contohnya adalah properti seperti ruko, transportasi atau kendaraan barang, truck, bus dan lain sebagainya.

Kemudian yang kedua adalah berupa dokumen-dokumen penting seperti deposito, surat-surat dalam lembaran saham yang bisa anda beli bebas di bursa perdagangan saham sederhana kalau anda main saham nah ini termasuk dalam aset juga.

Investasi berdasarkan pengaruh

Ini adalah salah satu jenis investasi yang bisa terpengaruh oleh kondisi atau keadaan dan sebaliknya.

Sederhananya investasi ini terbagi menjadi dua jenis, yang pertama adalah investasi yang bisa berdiri sendiri di sini tidak akan bisa terpengaruh oleh apapun termasuk penghasilan anda sifatnya spekulatif.

Contohnya adalah ketika anda membeli saham, dimana mau penghasilan anda naik atau turun investasi ini tidak akan terpengaruh sama sekali.

Kemudian yang kedua ada yang namanya investasi induced, kebalikannya dimana sangat berpengaruh pada harga dan permintaan produk barang dan jasa. Contohnya adalah ketika anda menabung di Bank dan mendapatkan bunga.

Investasi berdasarkan sumber pembiayaan

Jenis yang ke tiga ini sangat mudah sekali di identifikasi karena alurnya simple dan jelas. Singkatnya investasi berdasarkan sumber biaya ini adalah sebuah model investasi yang bisa dikenal dari mana datangnya sang investor atau penanam modal.

Ada dua pembagiannya yakni investasi dari dalam negeri, kemudian yang kedua investasi dari luar negeri.

Investasi berdasarkan bentuk

Apa itu investasi dari sisi bentuk juga akan di klasifikasikan menjadi dua pengertian sederhana. Yang pertama adalah investasi yang langsung di jalankan oleh anda sendiri selaku pemegang modal tunggal.

Contoh, anda ingin membangun ruko, kemudian rumah kontrakan, menggunakan uang sendiri.

Yang kedua ada pembagiannya ada yang namanya investasi portofolio, contohnya hampir sama dengan urutan pertama anda membeli saham, kemudian trading dan lain sebagainya.

Investasi berdasarkan waktu

Yang terakhir adalah anda juga harus tahu mengenai jenis investasi berdasarkan waktunya ini. Sama saja dibagi menjadi dua jenis yang pertama adalah jangka waktu yang pendek kemudian yang kedua jangka waktu panjang.

Contoh kasus investasi jangka pendek sangat banyak, ketika anda mendepositokan uang anda di bank dalam jangka 5 tahun misalkan, kemudian ada invest ke rekan bisnis dengan sistem bagi hasil selama 2 tahun juga bisa.

Kemudian jenis yang jangka panjang ini juga tidak kalah menarik. Anda melakukan penanaman modal dari yang kecil sampai besar dengan maksud dan tujuan utama adalah untuk menghasilkan income tetap dan stabil.

Contoh investasi jangka panjang ini banyak sekali mulai dari membeli saham, kemudian reksadana, sampai dengan menyimpan emas antam murni batangan.

shares