Tas merupakan barang wajib yang harus ada bagi setiap wanita untuk sebagai pelengkap barang fashion. Tas lebih sering digunakan oleh wanita daripada pria karena tas selain memiliki tujuan untuk membantu membawa barang, tas wanita juga bisa digunakan untuk membuat penampilan menjadi lebih cantik dan menarik sehingga membuat wanita lebih percaya diri.

Bahan Untuk Membuat Tas Wanita

Jenis dan model tas yang beraneka ragam membuat bahan yang digunakan untuk membuat tas juga bermacam-macam sesuai dengan fungsi dan kebutuhan tas. Untuk membuat tas berkualitas, bahan-bahan yang digunakan juga merupakan bahan yang memang cocok untuk membuat tas. Berikut macam-macam bahan tas wanita :

  1. Kulit sintetis

Kulit sintetis diproduksi dengan mesin sehingga memiliki tampilan yang hampir mirip dengan kulit asli. Selain tas, kulit sintetis juga bisa digunakan untuk membuat jaket, sepatu, dompet, dan lain-lain.

  1. Polyester

Polyester memiliki sifat yang tahan lama, tebal, dan tahan air sehingga lebih sering digunakan dalam pembuatan tas ransel dan tas laptop yang umumnya digunakan untuk membawa barang berat sehingga tas lebih awet dan tahan lama.

  1. Kanvas

Kain kanvas memiliki tekstur yang sedikit kasar, cukup tebal sehingga membuat tas yang menggunakan kain kanvas relatif lebih berat namun tas ini memiliki kualitas yang kuat dan lebih tahan lama.

  1. Parasut

Kain parasut dibuat dari polyester dan nylon dengan banyak pilihan warna berbeda. Walaupun kain parasut sangat tipis namun tas yang dibuat dari parasut juga tahan lama bahkan kedap air sehingga bisa menjaga barang-barang tetap kering.

  1. Denim

Selain untuk membuat pakaian, kain denim juga bisa digunakan untuk membuat tas yang kasual misalnya backpack dan totebag. Denim memiliki ketahanan yang kuat dan tebal, dulunya denim memiliki satu pilihan warna saja yaitu indigo namun sekarang ini denim telah memiliki banyak pilihan warna.

  1. Suede

Suede merupakan bahan tas wanita yang memiliki bulu halus yang pendek dan lembut, suede juga tidak mudah panas jika terkena matahari langsung. Namun kekurangan dari kulit suede adalah rentan terhadap kotoran yang menempel bahkan terkadang jahitannya mudah tertarik dan lepas.

  1. Corduroy

Kain corduroy memiliki tampilan seperti tali-tali yang diletakkan sejajar dan dijahit agar menyatu. Selain itu, tekstur corduroy cenderung lembut dan tahan lama. Selain untuk membuat tas, kain corduroy ternyata juga pada awalnya digunakan untuk membuat pakaian.

  1. Cordura

Kain cordura memiliki kualitas yang kokoh dan kuat sehingga tidak mudah robek dan rusak bahkan tahan terhadap goresan dan tidak mudah menyerap air sehingga bisa langsung dibersihkan sebelum air merambat ke dalam tas. Cordura memiliki tekstur dengan ciri khas bintik-bintik di permukaannya dan biasa digunakan untuk membuat tas premium.

  1. Blacu

Kain blacu lebih sering digunakan untuk membuat tas dengan gaya kasual karena kain ini terbuat dari kapas sehingga cenderung lebih aman dan ringan untuk dibawa. Tekstur blacu sedikit agak kasar dan tipis dibandingkan dengan kain kanvas. Pilihan warna kain blacu juga hanya satu saja karena tidak mengalami proses pemutihan dan pewarnaan.

  1. Taiga

Bahan taiga merupakan pengembangan dari kulit sintetis yang memiliki tekstur garis-garis silang sehingga lebih halus dan sedikit elastis. Bahan taiga memiliki penampilan yang sedikit mengkilat dan terlihat kokoh sehingga memiliki daya tahan yang lebih lama dan paling sering digunakan untuk membuat tas wanita branded.

shares