Wanderlust Hotel

Menikmati Beragam Suasana Unik di 7 Hotel Butik Terbaik di Singapura

Ada banyak hotel mewah di Singapura, tapi kebanyakan menawarkan suasana modern yang cenderung seragam. Jika kamu punya dana lebih dan ingin merasakan pengalaman menginap yang lebih  berkesan, maka hotel butik adalah pilihan terbaik.

Hotel butik dianggap sebagai hotel berukuran lebih kecil dengan interior yang dirancang secara unik, namun tetap mempertahankan akomodasi mewah.

Banyak hotel butik Singapura dibangun khusus oleh para kreatif pemenang penghargaan, dan benar-benar memberikan pengalaman baru, yang kian memperkaya keunikan wisata di Negeri Singa

Berbicara tentang pergi ke Singapura, tidaklah sulit. Banyak sekali penerbangan yang melayani rute dari berbagai kota di Indonesia, dan dengan beragam pilihan menarik yang bisa disesuaikan untuk berbagai kalangan.

Namun, untuk mendapat tiket pesawat ke Singapura dengan harga terbaik, maka Traveloka adalah mitra terbaiknya. Di sini, tidak hanya harga bersaing, namun juga berbagai promo dan kemudahan lainnya, seperti fitur Pay Later yang memungkinkanmu untuk bayar di kemudian hari.

Jika tiket sudah di tangan, kini saatnya memilih hotel butik yang paling sesuai dengan selera dan budget-mu.

  1. AMOY Singapore Hotel

Desain AMOY, terinspirasi oleh orang-orang ZhengZhou ketika mereka datang ke Singapura melalui laut dari China Daratan pada 1820-an. Seluruh interiornya menceritakan cukup baik kisah masa lalu perdagangan Singapura.

Dengan kamar-kamar bergaya ruko yang terdiversikasi, dan bahkan pintu masuk (juga museum) yang diubah dari salah satu kuil tertua di Singapura, hotel butik ini menawarkan suguhan sejarah yang hidup.

Dengan kenyamanan 37 kamar yang dimilikinya, hotel ini berfokus untuk menyediakan layanan pribadi bagi tamu, dan akan dengan bangga mengenali setiap pelanggan dengan namanya.

Terletak di Far East Square, para tamu juga dapat merasakan pesona di lokasi proyek pelestarian warisan di sekitarnya, yang dipenuhi dengan kafe, restoran, pub, pedagang kaki lima, dan toko-toko dengan banyak pilihan barang menarik.

Fakta menarik: pintu masuk museum di hotel ini adalah titik pemberhentian pertama bagi banyak imigran China gelombang pertama di tahun 1820-an!

  1. Hotel Vagabond

Hotel Vagabond adalah hotel butik baru di Singapura, menampilkan interior merah dan emas bergaya Parisian, yang dirancang oleh perancang Prancis Jacques Garcia.

Dengan penekanan kuat pada kecintaan terhadap seni, kamu akan melihat instalasi ikonik seperti gajah emas seukuran tubuh manusia, dan patung kuningan berbentuk bandak karya pematung Franck Le Ray.

Selain itu, lift di hotel ini juga dilengkapi instalasi video art yang unik karya Marco Brambilla, yang menyatukan suasana eklektik dan intim.

Di dalam hotel, Vagabond Salon selalu siap untuk menampilkan seniman pertunjukan bersama dengan burger dan koktail yang luar biasa.

Kamar-kamarnya yang klasik menampilkan perpaduan unik dari fasilitas klasik dan modern, dihiasi dengan foto-foto dari seluruh dunia yang diambil oleh hotelier Satinder Garcha sendiri. Dengan lantai kayu solid yang gelap dan kamar mandi marmer serta kaca mosaik Italia, Hotel Vagabond tidak perlu khawatir akan detail untuk menciptakan suasana hotel butik yang penuh petualangan.

  1. M Social Hotel

Kamar-kamar bergaya loteng kontemporer di M Social hotel memungkinkan para tamu untuk mundur ke ruang yang nyaman, dengan jendela teluk tinggi yang memungkinkan cahaya alami masuk ke ruangan dengan cantiknya.

Terletak di kawasan tengah kota yang modern, keunikan hotel ini menjadikannya terasa segar dibandingkan hotel bintang lima sejenis lainnya di lokasi serupa.

Dengan desain urban, fungsional-chic, kamu dapat mengamati dengan penuh kagum detail yang dimasukkan ke dalam hotel butik ini, yang dirancang untuk membuatnya nyaman dan estetis bagi para tamu. Kabar baiknya lagi, tarif bermalam di sini termasuk kompetitif untuk ukuran hotel butik berkelas.

  1. Klapson: The Boutique Hotel

Jika kamu menginginkan perpaduan kreativitas dan kemewahan, maka mampirlah ke Klapsons. Hanya ada 17 kamar di hotel ini, dan masing-masing dirancang berbeda, sehingga tidak ada dua yang sama.

Kamu harus tinggal di sini lebih dari 17 kali untuk merasakan pengalaman menginap di masing-masing desain kamar. Tidak ketinggalan untuk kenyamanannya, kamar-kamar di sini didesain cukup luas dan atraktif, dengan lantai yang karpet yang lembbut, dan perabotan modern berkelas.

Klapson mungkin dirancang sebagai hotel pasangan romantis, karena kamar mandi tidak memiliki pintu ataupun tirai, dan terletak di sebelah kanan terbuka di samping tempat tidur, jadi pastikan tidak canggung sebelum memesan kamar di sini.

  1. Lloyd’s Inn

Penggemar hotel minimalis dijamin bersukacita di sini, karena banyak pejalan dunia menilai akomodasi di sini dengan sempurna. Warna hitam dan putih, dinding kaca yang membiarkan sinar matahari masuk dan detail kayu yang indah, ruang hotel butik yang dirancang rapi ini akan menyenangkan banyak orang.

Jauh dari kebisingan dan keramaian kota, hotel yang nyaman dan sederhana ini melayani semua jenis wisatawan, mulai dari pejalan solo ataupun keluarga kecil.

  1. Wanderlust Hotel

Wanderlust adalah favorit bagi mereka yang mengaku hipster. Aneh dan nostalgia di luar, kamu akan terkejut ketika melangkah masuk.

Terdiri dari empat tingkat, masing-masing menggambarkan tema yang berbeda, dengan suasana yang paling unik terletak di lantai keempat, dengan sembilan kamar loteng yang menjangkau lima tema berbeda-beda. Jika kamu mencari hotel yang menyenangkan dan unik, tidak perlu mencari lagi, di sini tempatnya.

Retro pantone, monokrom atau lukisan abstrak di kamar yang kamu pilih, menjadikan Wanderlust sebagai salah satu hotel butik yang paling menarik secara visual di Singapura.

  1. Hotel 1929

Sebagai bangunan yang terdaftar di situs warisan budaya lokal, Hotel 1929 mempertahankan arsitektur ruko klasik, namun dengan menambahkan rancangan kamar-kamar yang secara apik memadukan konsep lampau dan kekinian.

Secara harfiah, kamu akan merasa seperti berjalan di sepanjang jalan kenangan ketika melewati koridor, yang menampilkan foto-foto hitam dan putih dari Singapura zaman dahulu.

Bahkan hingga layanannya sekalipun, kamu akan merasa seperti seorang pejalan global di awal Abada 20, yang terpesona dengan keunikan misterius Pulau Singapura. Jangan lupa juga untuk menikmati sajian serupa Rijstafel –makan besar kelompok ningrat Belanda di Indonesia– di hotel ini.