Pahami 4 Hal Ini Sebelum Melakukan Investasi di Fintech Landing – Fintech Landing biasa juga disebut dengan Peer to Peer Landing (P2P Landing). Fintech Lending ini kini tengah menjadi pusat perhatian para investor. Sebab, konsepnya yang menggunakan teknologi memberikan kemudahan tersendiri bagi investor, juga para peminjam dana.

Pada dasarnya, fintech lebding ini merupakan wadah bagi para pemberi pinjaman juga para peminjam dana. Para investor dan peminjam bisa berinteraksi atau melakukan kegiatan pinjam-meminjam dana di platform ini. Prosesnya juga mudah dilakukan dan transparan. Investor bisa memilih untuk apa dan kepada siapa dananya akan dipinjamkan.

Ketika Anda berinvestasi di fintech lending, Anda harus mengingat dan memerhatikan 4 hal di bawah ini.

Berinvestasi ke Berbagai Peminjam

Tak berbeda dengan sistem investasi lainnya, platform fintech landing juga mempunyai beragam peminjam yang membutuhkan dana dari para investor. Hal ini bertujuan agar Anda selalu investor, tidak memberikan seluruh dana pinjaman kepada satu orang peminjam saja. Melainkan membagikan dana Anda kepada peminjam lainnya dengan kebutuhan yang berbeda-beda.

Jika Anda hanya memberikan dana pinjaman kepada satu orang peminjam saja, lalu si peminjam tidak mampu atau gagal membayar pinjamannya, maka Anda pastinya akan mengalami kerugian yang besar.

Lain halnya jika Anda menginvestasikan dana kepada beberapa peminjam yang  berbeda. Jika salah satu dari peminjam itu gagal membayar, maka return rate yang diberikan oleh peminjam lain bisa menutupi kerugiannya.

Teknik seperti ini disebut dengan teknik diversifikasi. Para investor sukses sangat menyarankan teknik ini untuk meminimalisir resiko yang mungkin akan terjadi kemudian.

Jangan Gunakan Tabungan Anda Untuk Berinvestasi

Saat berinvestasi di fintech lending, sebaiknya Anda tidak menggunakan dana darurat atau tabungan Anda. Anda harus memisahkan dana untuk berinvestasi dengan dana tabungan. Sebab, saat Anda menginvestasikan dana ke fintech lending, dana Anda tersebut tidak akan bisa ditarik lagi.

Sebaiknya dana yang Anda investasikan di fintech lending bukanlah dana yang akan Anda butuhkan dalam waktu dekat. Jadi, sebelum memutuskan melakukan investasi fintech lending maupun platform lainnya, sebaiknya Anda memiliki tabungan tersendiri.

Hindari Bertaruh di Fintech Lending

Sebelum memutuskan untuk menginvestasikan dana Anda kepada peminjam, persiapkan terlebih dahulu segala data yang diperlukan. Anda perlu melakukan riset secara mendalam terhadap data peminjam, agar dapat mengetahui kebutuhan peminjam atas dana Anda.

Melakukan analisa terhadap karakter peminjam dari segi psikologis dan latar belakangnya, akan membantu investor untuk menjamin keamanan dananya. Sehingga, saat memberikan dana kepada peminjam, Anda sudah memiliki keyakinan penuh.

Berkeyakinan Penuh Saat Berinvestasi

Fintech lending termasuk ke dalam salah satu investasi online yang tentunya memiliki resiko yang mungkin akan Anda alami. Maka, Anda perlu mempersiapkan diri sebelum mengalami kerugian yang mungkin bisa saja terjadi. Gunakan dana yang menurut Anda memang bisa digunakan untuk menanggung kerugian itu kelak.

Di fintech lending, hanya dengan modal dana 100 ribu rupiah, Anda sudah bisa menjadi investor. Dengan dana yang kecil itu, Anda bisa meminimalisir resiko kerugian atas dana yang Anda investasikan.

Konsep simpan pinjam di fintech lending ini kini menjadi salah satu pilihan favorit untuk berinvestasi. Setelah memahami resiko berinvestasi yang aman dan menguntungkan, maka fintech lending ini nantinya dapat Anda manfaatkan untuk berinvestasi lebih maksimal.

Demikianlah hal-hal yang perlu Anda ingat saat melakukan investasi fintech lending. Hal ini penting untuk meminimalisir resiko kerugian yang akan datang  semoga bermanfaat.

shares