Kekurangan gizi tidak selamanya kurus dan pucat. Bahkan orang yang kelihatan gemuk sekalipun juga dapat mengalami kurang gizi. Kecukupan gizi juga tidak menuntut banyak sedikitnya makan, tetapi bagaimana kandungan nutrisi di dalam makanan itu. Sama saja ketika seseorang masak tapi proses masaknya tidak benar msalnya terlalu lama dipanaskan. Secara tidak langsung zat nutrisi dalam makanan itu juga ikut hilang. Jadi, misalnya sering makan daging atau makanan berprotein tinggi jika proses masaknya tidak benar akan tetap hilang nutrisi dalam makanan itu. Maka makanan itu sama saja dengan ampas. Ada cukup banyak indikasi yang menjadi ciri kurang gizi.

Gizi tidak melulu soal kandungan karbohidrat atau protein dalam makanan tetapi juga termasuk vitamin dan mineral dalam makanan. Semakin banyak porsi makanan juga tidak menjamin makanan itu mengandung vitamin esensial atau mineral yang dibutuhkan tubuh. Namun, demikian bukan berarti nutrisi hanya didapatkan dari makanan, bahkan minuman juga dapat menunjang nutrisi makanan yang belum terpenuhi.

Ciri-Ciri Kurang Gizi

Kuku mudah rapuh dan berubah warnanya. Perubahan ini diakibatkan oleh kekurangan vitamin B7 (Biotin), dan B2 (riboflavin), serta zat besi. Fungsi biotin adalah menjaga pertumbuhan kuku. Kurangnya biotin dapat menumbuhkan jamur yang mengubah warna kuku dan tidak rata di ujung kuku.

Kulit terasa gatal-gatal

Ciri dari kurang gizi satu ini mungkin sering tidak disadari. Kulit gatal adalah salah satu ciri kurang gizi yang paling sering muncul. Perubahan ini menandai bahwa tubuh sedang mengalami kekurangan seng atau zinc (Zn). Pada kulit yang mengalami luka akan sedikit lambat dalam menutup luka. Pada kuku akan tampak garis putih. Peranan utama Seng adalah mengeluarkan CO2 (karbon dioksida) dari dalam tubuh dan membantu menyembuhkan luka.

Kelelahan yang disebabkan oleh kurangnya zat besi. Zat besi berfungsi memproduksi eritrosit (sel darah merah) yang di dalamnya terdapat hemoglobin untuk mengangkut oksigen ke sel-sel tubuh. Oleh karena itu, kekurangan zat besi akan menyebabkan berkurangnya konsentrasi dan nafsu makan.

Kulit tampak kering dan bersisik. Gangguan ini disebabkan oleh kurangnya asam lemak dan omega 3. Apabila kekurangan zat ini, jaringan lipid di bawah kulit akan menipis sehingga tubuh akan kesulitan dalam memfagositosis kuman atau bakteri.

Otot sering kram juga termasuk ciri kurang gizi yang tidak hanya sewaktu posisi diam, tetapi dalam keadaan aktif sekalipun. Penyebab kram adalah kekurangan magnesium. Selain itu, kulit wajah juga bisa nyeri dan kedutan.

Setelah operasi, risiko komplikasi lebih tinggi bisa jadi membuat tubuh menjadi tidak dapat bekerja optimal sehingga tubuh menjadi kurang nutrisi dan akhirnya bisa kekurangan gizi.

Apabila kekurangan gizinya sudah parah, maka orang akan mengalami kegagalan jantung dan sulit menarik napas. Jadi hati hati jika nafas Anda terganggu siapa tahu itu adalah salah satu tanda Anda kekurangan gizi.

  • Seseorang dapat mengalami kesulitan belajar karena lambatnya perkembangan tingkah laku dan kecerdasan.
  • Penyembuhan terhadap suatu penyakit cenderung agak lama dan lebih mudah terkena penyakit
  • Sering kedinginan pada beberapa waktu dan hal tersebut sering kali menyerang. Jadi kekurangan gizi bisa membuat imunitas orang berkurang sehingga tidak kebal terhadap suhu.

Pertumbuhan agak lambat sehingga berat badan mengalami penurunan

Demikian mengenai ciri kurang gizi mulai dari yang sederhana sampai dengan yang cukup fatal bagi kesehatan tubuh. Makanya, mulai sekarang, perhatikan asupan makanan yang masuk dalam tubuh agar Anda tidak termasuk dalam kategori orang yang kekurangan gizi. Semoga bermanfaat!

Deskripsi : ciri kurang gizi ada cukup banyak yang mempengaruhi kondisi tubuh sehingga fisiologi tubuh mengalami gangguan.

shares